BCAF
HomeAboutCommunity HubAlumniAlumni BusinessArticlesSign inRe-Register
BCAF
BNCC (Binus Computer Club) Committee Alumni Family — an alumni network spanning five Binus campuses.
Explore
HomeAboutCommunity HubAlumni
Campuses
Kemanggisan, JakartaAlam Sutera, TangerangBekasiBandungMalang
Connect
LinkedInArticlesRe-Register
© 2026 BCAF · BNCC ALUMNI FAMILYKEMANGGISAN · ALAM SUTERA · BEKASI · BANDUNG · MALANG
← Back to Angkatan 23
KemanggisanEdit ↗

HendyantoShared insights

VP of Engineering · Vidio

HeadIndonesia
Binus Joined :
—
Class of :
BNCC 23
Business & Career Journey
VP of Engineering · Vidio
Learn More on Linkedin ↗
How has being a BNCC committee member benefited your career or Business?

Di BNCC, saya belajar lewat cara yang keras. Waktu memimpin acara aktivis pertama dulu, saya egois jalan sendirian demi mengejar target. Tugasnya memang selesai, tapi timnya tidak kompak. Pengalaman itu membentuk prinsip kepemimpinan saya sekarang: "cover for each other". Di tim saya, minimal harus ada dua orang yang paham satu domain krusial. Tujuannya biar tidak ada knowledge blocker. Jadi kalau situasi bisnis berubah, tim bisa langsung bergerak fleksibel tanpa ketergantungan pada satu orang. Selain itu, saya percaya setiap orang punya potensi uniknya sendiri. Tugas pemimpin adalah mencarikan posisi yang pas untuk mereka, dan baru melepas orang kalau memang sudah benar-benar tidak bisa dibimbing demi menjaga produktivitas tim.

BNCC Journey
  • 2011–2012 · Committee — Manager HRD BNCC 23
Activity
  • 2026AI, PHK, Tech Winter dan Bagaimana Masa Depan Karier IT ?: Apa Kata Para Senior BNCC?

In the age of AI, what advice would you give to the new generation of BNCC members?

Bagi saya, AI itu mirip seperti compiler atau bahasa pemrograman baru, cuma alat bantu. Saya pakai AI untuk kerjaan yang sifatnya repetitif dan menyita waktu, seperti refactoring massal atau optimisasi kecil yang kalau dikerjakan manual tidak masuk akal. Ujung-ujungnya, tanggung jawab tetap di tangan engineer. AI cuma mengerjakan, tapi planning dan arah arsitekturnya tetap harus matang dari kita agar hasilnya tidak tebak-tebakan. Itu kenapa saya juga tetap rekrut junior engineers. Mereka membawa sudut pandang baru, supaya tim tidak kaku dan cuma berpikir satu arah. Di tengah situasi ekonomi dan Tech Winter, saya tidak melihat AI sebagai alasan untuk pangkas tim secara reaktif. Justru dengan efisiensi dari AI, tim saya bisa dialokasikan untuk mengerjakan hal lain yang dampaknya jauh lebih besar buat organisasi, di Vidio malah sudah melebarkan sayap ke EMTEK, bantu2 subdisiary lain transformasi AI. Basically do more with what we have, bukan do the same thing with less people.

No appreciations yet. Be the first to leave one for Hendyanto.

Loading editor…

You can add formatting and photos. Your message is reviewed by a Committee Member before it appears on this profile.