BCAF
HomeAboutCommunity HubAlumniAlumni BusinessArticlesSign inRe-Register
BCAF
BNCC (Binus Computer Club) Committee Alumni Family — an alumni network spanning five Binus campuses.
Explore
HomeAboutCommunity HubAlumni
Campuses
Kemanggisan, JakartaAlam Sutera, TangerangBekasiBandungMalang
Connect
LinkedInArticlesRe-Register
© 2026 BCAF · BNCC ALUMNI FAMILYKEMANGGISAN · ALAM SUTERA · BEKASI · BANDUNG · MALANG
← Back to directory
KemanggisanEdit ↗

ErwinShared insights

Engineer · Traveloka

ManagerIndonesia
Binus Joined :
2012
Class of :
—
Business & Career Journey
Engineer · Traveloka
Learn More on Linkedin ↗
How has being a BNCC committee member benefited your career or Business?

Pertama, BNCC ngajarin gue hal yang kuliah nggak ngajarin — eksekusi nyata. Dulu ketika masuk di divisi RnD, gue nggak cuma belajar coding. Gue belajar gimana caranya deliver sesuatu dengan keterbatasan resources, waktu, dan orang. Itu persis yang dituntut perusahaan dari hari pertama lo kerja. Kedua, network-nya underrated banget. Teman-teman seperjuangan di BNCC itu yang pertama kali kasih info lowongan, refer CV lo, atau bahkan jadi rekan kerja lo di tempat yang sama. Ini nggak bisa dibeli. Fun fact : awal gue masuk traveloka, proses screening CV dan interview gue bisa dipercepat berkat refer dari salah satu senior di BNCC jg Ketiga, sebagai Manager RnD di tahun terakhir BNCC — gue belajar leadership sebelum punya title. Di dunia kerja, banyak orang baru dapat title Manager setelah 5-7 tahun. Gue udah ngerasain dinamikanya — manage orang, handle konflik tim, bikin roadmap program — dari bangku kuliah. Bottom line: BNCC bukan nyita waktu lo. BNCC adalah investasi waktu lo. Yang bedain adalah lo sadar apa yang lagi lo build, atau nggak.

BNCC Journey
  • Committee — Research and Development Staff
  • Committee — Research and Development Manager
Activity
  • 2026AI, PHK, Tech Winter dan Bagaimana Masa Depan Karier IT ?: Apa Kata Para Senior BNCC?

In the age of AI, what advice would you give to the new generation of BNCC members?

Pertanyaan 2 — Survive & Standout di Era AI + Tech Winter Jangan lari dari AI — jadikan senjata AI itu bukan kompetitor lo. AI adalah force multiplier. Engineer yang bisa leverage AI akan menggantikan engineer yang nggak bisa — bukan AI-nya yang menggantikan lo. Yang perlu lo kuasai bukan cuma “bisa pakai AI” — tapi bisa critical thinking atas output AI. Tau kapan AI salah, tau batasannya, tau cara prompt yang tepat untuk problem yang kompleks. Itu skill yang nggak semua orang punya. Kuasai “lapisan atas” yang AI belum bisa replace.. AI susah replace: ✅ Problem framing — ngerti bisnis problem sebelum coding ✅ Communication — jual ide ke stakeholder non-teknis ✅ Judgment — keputusan di tengah ambiguitas ✅ Ownership — accountability penuh atas outcome Ini semua bisa lo latih di BNCC Di Tech Winter — depth beats breadth Banyak orang panik dan belajar banyak hal sekaligus. Yang survive justru yang punya kedalaman spesifik di satu area + kemampuan belajar cepat yang terbuktikan. Pilih satu domain yang lo genuinely curious — bisa Systems, AI Engineering, Security, Data — dan go deep. Jadikan diri lo orang yang dikenal di area itu + combine dengan expertise dalam menggunakan AI tools sebagai “partner” lo untuk multiply impact dan productivity lo.. Portfolio > Sertifikat Di era Vibe Coding dan AI-generated code, recruiter makin skeptis sama sertifikat. Yang works adalah project nyata yang solve real problem — bisa open source, bisa side project, bisa kontribusi ke komunitas. “Kalau lo masih di BNCC sekarang — lo lagi build semua ini secara nggak sadar. Tinggal lo sadarkan dan dokumentasikan.”

No appreciations yet. Be the first to leave one for Erwin.

Loading editor…

You can add formatting and photos. Your message is reviewed by a Committee Member before it appears on this profile.